Ibu :)

Ya, itulah Ibu. Wanita yang siap bangun lebih pagi demi menyiapkan sarapan, yang siap bekerja untuk menghidupi keluarga, yang siap membantu Ayah, yang siap mendengarkan keluh-kesah anaknya. Ya, itulah Ibu. Wanita ciptaan Allah yang punya Kasih Sayang melebihi luasnya dunia

Awal Mula “Belajar” di Salman

hahaha. entahlah, hari ini teh asa pengen nulis tentang aku dan Masjid Salman ITB. Kalau dulu pas masih unyu SD sih ke Salman paling shalat, atau ga ditraktir makan di kantin Salman. biasanya bareng ibu bapak, atau sama sodara-sodara. dan Salman itu berkesan banget,  soalnya aku pernah ketemu Irfan Hakim disana. hahaha ga penting juga sih. yaudah skip. balik lagi ke cerita. ya dulu biasanya kesana cuma mampir bentar, shalat, terus makan. biasanya kalau lagi jalan-jalan terus kebetulan masuk waktu shalat, ya mampir di Salman. Shalat dulu deh haha (daritadi bolak-balik kayak gini terus ceritanya :P )

terus karena sibuk, jadilah jarang jalan-jalan lagi. alhasil jarang juga dong ke Salman, soalnya kan dulu nggak pernah “menyengaja” (atau apalah itu bahasanya) main ke Salman. jadiiiii ya gitulah. lama banget ga ke Salman, sampai akhirnya pas awal kelas 9 SMP, bapak nawarin aku masuk“Karisma”. Dulu sih kata bapak katanya ada club puisi gitu, aku tertarik deh, dan maksa-maksa biar didaftarin. akhirnya bapak ibu daftarin aku, tapi ternyata gak ada club puisi (gatau tuh bapak dapet info dari mana, tiba-tiba bilang ada club puisi, padahal gak ada). rada kecewa sih sebenernya. serasa jatuh tiba-tiba pas lagi melayang. sakit kan? *sebenernya nggak gini-gini juga sih, tapi kan pake majas hiperbola, jadi harus rada lebay :P *

terus kan karena gak ada club puisi, ibu daftarin aku Karisma Learning Center (ini tuh semacam bimbel gitu lah. tapi bukan semacam lagi sih, emang beneran bimbel. tapi belajarnya cuma matematika sama IPA aja), terus didaftarin mentoring. Akhirnyaaaa, tanggal 1 Agustus 2011, aku ikut Grand Opening KLC di lapangan rumput Salman. awalnya rada malu-malu gitulah, soalnya gak ada yang aku kenal. palingan sepupuku (ghori) yang sama-sama ikut KLC. tapi kan dia ikhwan, jadi gak disatuin. yaudah aku gabung sama teteh-teteh yang lain yang sama-sama ikutan KLC. dan ternyata akhwat SMP cuma aku aja T_T berasa paling muda deh hihihi.

Orang-orang yang pertama kukenal di Karisma itu ada Teh Nurhay, Teh Nur’aeni, Kang Azmul, Kang Dicky, Teh Intania, sama satu lagi lupa namanya hehe^^. pas GO sih bahas cara belajar (visual, auditorial, atau kinestetik) sama perkenalan. terus pas udah selesai, mulai dibagi kelompok. karena yang kelas 9nya cuma aku aja, jadi ya kelompokku cuma aku sendiri hahaha. waktu itu guru pertamaku Teh Intania, ngajar matematika :) terus kita bahas soal-soal yang aku belum ngerti, sama perkenalan dan ngobrol-ngobrol deh.oyaaaa, aku ambil jadwal hari Senin sama Rabu.

Singkat cerita, aku udh terbiasa sama suasana Salman. belajar disana, ketemu akang-teteh yang baik hati dan tidak sombong (hahaha). ya gitu we lah pokonya mah, seneng belajar di Salman. nah terus aku ikutan Lingkar Sahabat. ini semacam kegiatan setiap hari Ahad jam setengah 8 pagi. kegiatannya ada mentoring, tilawah, dan lain-lain yang seru pastinya :D

Allah, Bantu Aku!

Mungkin ini lucu. Belum genap 15 tahun sudah ingin pergi jauh ke tempat baru, bertemu orang-orang baru, dan belajar hal-hal baru.

Tapi salahkah itu semua?

Apa salah jika kuingin merajut asa, harapan dan mimpiku?

Apa salah jika kuingin menguntai sejuta harapku?

Apa salah jika kuingin terbangkan sayap-sayap citaku?

Bantu aku, Allah!

Anatomi akhwat

Reblogged from Setitik Hikmah dalam Kehidupan:

Click to visit the original post

dapet dari sini

semoga bisa memenuhi ciri-ciri di atas.. aamiin :D

Inilah Idola Kita

Kita memang suka menilai orang dari bentuk fisiknya. Nggak salah sih, tetapi jangan cuma fisik saja dong! OK! Membuat gambar Rasulullah Muhammad SAW. memang nggak boleh, tapi kita bisa membayangkannya melalui Hadits Riwayat Bukhari, Turmudzi, Muslim, Baihaqi, dan Thabrani seperti berikut :

- Bentuk tubuh beliau indah. Susunan badannya kokoh. Tidak pendek dan tidak tinggi, namun lebih cenderung ke jangkung. Tak gemuk tak pula kerempeng.
- Cahaya air muka beliau terang. Kulitnya putih bersih agak kemerah-merahan. Wajahnya tidak tebal tapi rada bulat manis bercahaya. Kepalanya besar seperti biasanya ada pada orang cerdas. Matanya bulat besar, putihnya sangat putih dan hitamnya sangat hitam. Pandangan matanya selalu bersungguh-sungguh. Alisnya agak panjang, hitam, dan melengkung.
- Rambutnya yang hitam lebat dan berombak tersisir rapi ke kanan dan ke kiri separuh-separuh dan tidak melewati daun telinga. Tapi terkadang juga dibiarkannya terurai merambati kedua bahunya dengan sedikit berjambul di bagian muka.
- Dahinya lebar, rambut kedua keningnya sempurna dan tipis hampir tampak bersambung tetapi tidak. Bulu matanya lentik-panjang.
- Hidungnya mancung dengan batang hidung yang tinggi dan membungkuk indah. Dengan lubang yang kecil.
- Matanya besar pantas dan bercelak. Cambang dan janggutnya panjang dan tebal. halus pipinya, rata, tidak tembem dan tidak cekung.
- Dadanya berambut halus, perutnya rata dengan dada. Kedua lengan dan pundaknya berbulu. Kedua tapak kaki dan tangannya tebal namun halus panjang dan lebar ujungnya.

Jadi beliau benar-benar idola yang ideal kan? Bukan cuma akhlaknya, tapi rupa beliau pun sangat indah.

(Dikutip dari “Buku Harian Remaja Muslim”)

Selamat Tinggal, Hachi. Kami Pasti Rindukan Dirimu :(

Ini terjadi pagi tadi. Di sekolah, aku, dan teman-temanku (Alfia, Dina, Fitri, Salma dan yang lainnya) menemukan kucing kecil yang terlihat kelaparan. Kami bermain bersama, dan memberinya makanan. Kami pun memberikan nama baginya. Hachi, itu nama panggilan kami terhadapnya (teringat suatu lagu, “hachi anak yang sebatang kara”).

Kami bermain hingga sekolah berbunyi. Kami masuk ruangan masing-masing untuk mengerjakan soal TO. Saat istirahat, kami masih melihat Hachi. Tapi Hachi sedang ditendang-tendang oleh 3 orang teman kami yang lain. Oh Tuhan, pemandangan ini begitu menyedihkan :( dan akhirnya aku menyuruh 3 temanku itu untuk menghentikan aksi brutalnya.

Pulang sekolah, aku tak bertemu Hachi. Dan aku pulang bersama Salma, setelah mengerjakan shalat Zhuhur berjama’ah di masjid sekolah.

Saat tiba di rumah…
Ku buka handphoneku, dan ternyata ada satu pesan singkat dari Alfia yang membuatku sangat sedih :’(
“Hanaaaaaaaa, Hachi mati :( (((((“
begitu pesan darinya. Aku tak percaya, baru setengah hari Kami bertemu Hachi, dan ini juga merupakan pertemuan terakhir kami dengan Hachi :(

Selamat Jalan Hachi kecilku yang manis,
tenanglah di alam sana,
Kami Pasti Rindukan Dirimu :(

BEST EXPERIENCED :D

Today, I want to tell you about my best experienced^^

Six days ago,  I went to Bandung Indah Plaza with my lovely older sisters ; Teh Intania Larasati and Teh Fatimah Azzahra. We watched film “Negeri 5 Menara” at 02.50 p.m. Oh, that film was so amazing! When the film was over, we prayed Ashar in the Musholla and took some pictures at the bioskop. Hohohohoho, we laughed together when we took some pictures^^ We played for three hours and we went home at 06.00 p.m. And you know what? That moment is THE BEST EXPERIENCED in my LIFE!! I felt so happy because it’s my first experienced to go out with my lovely older sisters. I’D NEVER FORGET THAT UNTIL… UNTIL… UNTIL… ANYWHEN!!! :D

Me, with Teh Intania =))

 

My Lovely Older Sisters =))

 

Ticket Negeri 5 Menara

Kami ada, karena kami bersama :D

Kami ada, karena kami bersama :D

9D SMP Negeri 4 Bandung

Aku : Pelajar Kelas 9 yan…

Aku : Pelajar Kelas 9 yang Galau Pilih SMAN -__-

Galauan Pelajar

Tuhan

Tuhan

Atas segala kuasaMu

Kau titipkan aku mata

Agar kubisa lihat alam megahMu

 

Tuhan

Bersama keperkasaanMu

Kau beri aku hati

Agar kumampu rasakan asaMu

 

Tapi Tuhan,

Saat nikmat dunia kungkung mata hati

Saat gemerlap kehidupan butakan hati

Aku lengah dariMu, aku lupa mendekapMu

 

Hinanya aku

Tangisan, rintihan, jeritan,

Hiasi termanguku

Hinanya aku, Tuhan

Kubiarkan nikmat dunia gerogoti imanku

 

Ampuni aku,

TanpaMu aku berjalan tanpa kaki

Di atas sajadah lusuh ini,

Kubersujud merintih

Kulepas rinduku padaMu

Mohonkan ampun dariMu,

Tuhan Maha Rahman

 

(Ruang penuh cerita, 27 Februari 2012)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.